Kenapa harus property Syariah ? – Part 1

Gaya hidup syariah yang berkembang telah membuat pebisnis property menghadirkan beragam pilihan property. Salah satunya berbasis syariah, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dari bank pun perlahan-lahan mulai ditinggalkan, karena alasan riba.

Property syariah membuat masyarakat, khususnya umat Muslim, merasa jauh lebih nyaman karena dapat menghindar dari riba yang dilarang dalam Islam. Selain dikenal tanpa riba, property syariah membawa keuntungan lagi, yaitu memiliki nominal cicilan yang tak berubah.

  1. Pengertian Property Syariah

Banyak yang menganggap bahwa property syariah hanya untuk orang Islam, padahal property syariah dapat dimiliki seluruh umat beragama. Jadi, jangan salah yang dimaksud dengan property syariah sebenarnya bukan konsep perumahan Muslim.

Secara umum, property syariah adalah jenis property yang sistem transaksinya dijalankan sesuai dengan syariah Islam. Arti property syariah lebih kepada skema kepemilikannya syariah. Dalam kitab agama Kristen dan Nasrani tercantum juga mengenai pelarangan riba. Jadi, property syariah dapat dimiliki oleh siapapun yang menginginkan hunian bebas riba.

Property syariah atau biasa disebut dengan KPR syariah merupakan skema kepemilikan hunian dengan menggunakan akad-akad yang sesuai dengan syariah islam.

  • Konsep Property Syariah

Konsep property syariah kini bertumpu pada tiga hal. Pertama adalah konsep kepemilikan seutuhnya. Dengan kata lain, property syariah ini Tanpa Bank, Tanpa Bunga, Tanpa Denda, Tanpa BI Checking, Tanpa Asuransi, Tanpa Sita dan Tanpa Akad yang Bermasalah.

Kemudian, konsep berikutnya adalah, property syariah sebagai hunian yang ramah bagi keluarga atau anak-anak di masa depan. Intinya, maksud Rosyid adalah hunian dibeli sebagai ‘tabungan’ masa depan anak-cucu.

Terakhir, Rosyid mengatakan bahwa teknologi tidak menjadi sebuah penghalang atau obstacle dalam membangun rumah/property syariah. Hunian dapat dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih, atau tidak ketinggalan zaman.

Mulai dari smart home, teknologi tahan gempa atau pun teknologi pengolahan air limbah. Semua dapat diterapkan dalam property syariah.

Bagikan berita ini

Tulis komentar anda

avatar
  Subscribe  
Notify of
Scroll to top